Copyright 2017 - Federasi Serikat Guru Indonesia

FSGI Menerima Laporan Percobaan Bunuh Diri Siswi SMK di Padang Sidempuan dan sejumlah Persoalan UNBK SMK Mulai Dari Padam Listrik, Jaringan Lambat Sampai Banyak Soal Kejuruan Tidak Muncul Sehingga Harus Di Uji Ulang

Pada hari keempat UNBK SMK, FSGI menerima sejumlah laporan tidak munculnya soal dalam mata uji kejuruan. Sehingga sesuai POS dan Juklak Puspendik, ujian terpaksa dihentikan dan para siswa akan mengikuti ujian ulang yang disebut dengan istilah “UJIAN SUSULAN” pada 17-18 April 2017 mendatang. Laporan posko pengaduan UNBK FSGI yang diterima pada hari keempat ini berasal dari Mataram, Bima, Jambi, Kota Medan, Garut Tasikmalaya, dan DKI Jakarta. Tetapi soal mata uji kejuruan untuk SMK di Jakarta muncul.

Berdasarkan sejumlah laporan yang diterima oleh FSGI (Federasi Serikat Guru Indonesia) sejak terhitung 20 Maret 2017, diduga kuat telah terjadi kebocoran soal dan kunci jawaban USBN di sejumlah daerah. Dalam laporan terungkap bahwa para siswa memperoleh bocoran dengan membeli dari Bimbingan Belajar (Bimbel) yang berinisial Q dan IS. Adapun kisaran harga adalah Rp 10 jutaan untuk 6 paket kunci jawaban, esai maupun pilihan ganda. Umumnya para siswa berkelompok, sehingga bisa patungan antara Rp 100 ribu – Rp 150 ribu per orang. Kelompok maksimal yang bisa ditoleransi adalah 70 orang per kelompok.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah menolak atau tidak menyetujui usulan moratorium Ujian Nasional (UN).

"Usulan moratorium itu tidak disetujui tapi diminta kaji ulang," kata Wapres di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (7/12/2016) menanggapi hasil sidang paripurna terkait UN. "Tanpa UN bagaimana kita bisa mendorong pendidikan dan apa acuannya antar daerah," katanya. 

Menurut dia, UN perlu dievaluasi dan menjadi pembanding dengan negara lain karena hampir semua negara di Asia menerapkan sistem UN seperti China, Korea dan India.

"Jadi usulan tadi tidak diterima tapi dikaji lebih dalam lagi untuk memperbaiki mutunya," tambah Wapres.