Copyright 2017 - Federasi Serikat Guru Indonesia

Distribusi hibah dana Rp 400 miliar untuk guru honorer di sekolah swasta DKI Jakarta dikhawatirkan tidak merata. Mekanisme penyaluran dana itu disorot sejumlah organisasi profesi guru karena dikhawatirkan hanya untuk sebagian guru dari organisasi yang mengajukan proposal.

Skor rerata 80 penilaian uji kompetensi guru dirasa terlalu berat, perlu dicari rumusan yang mewadahi sisi pengalaman, keterampilan, dan nilai ujian.

Selain pengakuan tingginya skor penilaian, pernyataan Mendikbud Muhadjir Effendy tentang guru sebagai pendidik dan bukan pengajar ibarat pernyataan todologis (Kompas, 26/11). Mengulang-ulang. Bagi pemegang profesi yang konon jumlahnya 3,1 juta termasuk dosen pun bagi yang peduli, saat ini persoalan uji kompetensi guru (UKG) jauh lebih membumi dan lebih “nendang” daripada filosofi tentang profesi ideal keguruan. Momentum peringatan Hari Guru Nasional 25 November terlewat begitu saja.


Dalam rangka Hari guru Nasional (HGN), FSGI menggelar pertemuan nasional dan Kongres Luar Biasa FSGI (Federasi Serikat Guru Indonesia) ke-IV, dihadiri puluhan organisasi Serikat Guru Indonesia (SGI), yang bernaung di bawah FSGI dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam pertemuan nasional FSGI yang diselenggarakan pada 23-25 November 2017 di Jakarta, FSGI memberikan refleksi dan catatan korektif dalam rangka peringatan hari guru nasional.